Pengobatan Pada Leukimia

Darah tali pusat ialah darah yang tertinggal didalam pusat dan plasenta setelah kelahiran dan setelah tali pusat di potong. Masyarakat terbiasa membuangnya karena kotor. Pada masa kini, darah tali pusat menjadi harapan baru penyembuh berbagai macam penyakit non genetis.

Pada saat kehamilan, tali pusat berfungsi sebagai saluran kehidupan antara sang anak dan ibu. Darah tali pusat terdiri dari sel punca yang sehat dan saat ini digunakan dalam pengobatan untuk lebih dari 80 penyakit termasuk leukimia, lymphoma, dan neuroblastama.

Darah tali pusat kaya akan haemopoeitik, yang merupakan sumber pembentuk darah dan sistem kekebalan tubuh dan berpotensi dimasa depan membentuk jaringan saraf, kulit, tulang, jantung, organ endokrin, dan lain-lain. Memperolehnya bisa dari embrio (setelah pembuahan luma hingga tujuh hari), zigot (janin berumur dibawah lima hari), organ-organ janin (darah, plasenta, dan tali pusat janin), serta manusia dewasa (sumsum tulang dan darah tepi).

Sel punca dari darah tali pusat bayi istimewa karena sifatnya masih naif dan muda. Karakternya yang haematopoietic memiliki kemampuan unik untuk menyesuaikan diri dengan berbagai jenis darah dewasa- dapat mengganti sel darah yang rusak dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Ia bisa dimanfaatkan menyembuhkan leukimia, talasemia (hemoglobin tak normal, yang merupakan penyakit keturunan), dan kanker getah bening. 

Menyimpan darah tali pusat anak di bank tali pusat, saat kehamilan berlangsung sudah harus mendaftarkan diri ke bank tali pusat. Setelah menandatangani kontrak, akan dibekali kit pengambilan darah yang berisi kantong darah, tabung untuk menyimpan darah ibu, dan alat untuk mengambil darah. Kit tersebut diserahkan kepada dokter kandungan yang membantu persalinan. Bank tali pusat bisa dihubungi 24 jam. Mereka akan mengatur pengambilan, pengiriman, dan pemrosesan darah tali pusat dengan segera.

Darah tali pusat diambil tepat beberapa setelah proses kelahiran bayi. Tali pusat yang terhubung dengan plasenta (ari-ari) diklem dan di potong. Dokter akan mengambil darah sekitar 22,5 ml dari tali pusat, kemudian disimpan dalam kantong steril. Didalam 22, 5 ml darah yang diambil tersebut bisa didapat sekitar 800 juta stem cell.

Setelah dikirim ke bank tali pusat, proses selanjutnya adalah memeriksa terlebih dahulu kondisi darah ibu yang diambil bersama darah tali pusat. Bila sudah tercemar oleh bibit penyakit seperti AIDS, cytomegalovirus atau hepatitis, proses penyimpanan darah tali pusat tidak dilanjutkan. Sel punca disimpan diruang pengawetan dalam  tabung nitrogen cair yang bersuhu minus 196 derajat celcius di cord blood bank (bank darah tali pusat).

Selama penyimpanan di bank tali pusat, digunakan pemantauan kondisi sel punca  secara periodik agar mutunya selalu terjaga. Penyimpanan bisa dilakukan selama pemilik darah tali pusat menginginkannya. Dengan teknologi kedokteran yang canggih, populasi sel punca di bank tali pusat bisa diperbanyak. Jadi, pemilik tidak usah khawatir kehabisan stok sel punca. Hal ini akan membantu dalam pengobatan leukimia.

Cara Pemesanan Kapsul Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme)

Jual Kapsul Keladi Tikus Obat Herbal Tradisional Untuk Pengobatan Kanker, Tumor & Kista

Harga Keladi Tikus

Harga Keladi Tikus ( Typhonium Flagelliforme ) Obat Penyakit Kanker Darah

Harga Kapsul Keladi Tikus 1 Botol isi 60 kapsul = Rp.115.000,-

(Untuk Pemakaian 10-20 Hari)

Paket HEMAT Setiap Beli 3 Botol GRATIS 1 Botol

Harga Paket Hemat Keladi Tikus ( Typhonium Flagelliforme ) Obat Penyakit Kanker Darah

Paket HEMAT Setiap Beli 3 GRATIS 1 Total Rp.460.000 Jadi Rp.345.000

(Dapat 4 Botol dan Hemat Rp.115.000)

(Untuk Pemakaian 40-60 Hari)

Cara Pemesanan Cepat Kapsul Keladi Tikus:

SMS ke 0878-8856-6863, tuliskan : Pesan Kapsul Keladi Tikus, Jumlah Botol yang dipesan atau beli Paket Hemat 3botol gratis 1botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap

 


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Kanker Darah and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.